Wednesday, June 29, 2016

Pertanyaan Yang Sering Diajukan Mengenai Air Cooler

Apakah Anda sedang berpikir untuk membeli air cooler? Ya, alat yang sedang naik daun ini menarik banyak perhatian karena biaya pemasangan yang lebih murah daripada AC, biaya perawatan pun lebih murah, dan juga lebih mudah untuk dipindah-pindahkan. Di bawah ini ada beberapa pertanyaan yang paling sering diajukan oleh calon pembeli untuk memastikan pengambilan keputusan yang tepat. Semoga bisa membantu.
1) Bagaimana Air Cooler Bekerja?

Air Cooler bekerja menggunakan metode penguapan. Udara disejukkan melalui proses penguapan air, di mana udara dimasukkan melewati tirai air (terkadang dicampur es batu) untuk menurukan suhunya. Pada saat air tersebut menguap maka udara dan molekul air akan bercampur. Udara panas yang ada diserap oleh uap air dan membuat temperatur menjadi turun.
2) Bagaimana Penguapan Dapat Menurunkan Temperatur Suhu?

Proses penguapan terjadi secara alami di sekitar kita. Sebagai contoh, saat kita selesai mandi dan keluar dari ruangan, terkadang kita merasakan angin dingin sepanjang bagian tubuh yang tidak tertutup kain. Ini disebabkan oleh penguapan yang terjadi di pori-pori kulit dan diserap oleh udara di sekitarnya sehingga terjadi penurunan suhu dan kita merasakan dingin. Itulah sebabnya proses penguapan dapat memberikan kesejukan secara alami di sekitar air terjun, sungai, danau dan samudra.
3) Sebaik Apakah Air Cooler Dapat Menyejukkan Dan Menurunkan Temperatur?

Suhu udara sekitar, kondisi ruangan (terbuka, tertutup atau semi terbuka), ventilasi atau sirkulasi udara yang ada, tingkat kelembaban, dan iklim adalah beberapa faktor yang mempengaruhi kualitas air cooler dalam menurunkan temperatur. Air cooler bekerja secara ideal dan menurunkan suhu lebih baik di tempat yang memiliki sirkulasi udara baik, ruangan semi terbuka atau terbuka, iklim yang panas dan kering, serta tingkat kelembaban yang rendah.
4) Bagaimana Memilih Air Cooler Yang Sesuai Kebutuhan Saya?

Air Cooler menggunakan satuan M3/Hour (Meter Kubik per Jam). M3/Hour adalah ukuran seberapa banyak udara sejuk yang dapat dihasilkan untuk sirkulasi ke seluruh ruangan di rumah Anda. Tergantund dari ukuran ruangan, ada formula sederhana untuk mengidentifikasi Air Cooler yang sesuai untuk anda.

Ukuran Ruangan X Tinggi Plafon : 2 = M3/Hour Sirkulasi Udara (Airflow) Yang Dibutuhkan

5) Mengapa Air Cooler Tidak Sedingin AC?
AC berbeda dengan air cooler. AC mengubah kondisi udara dalam ruangan tertutup lebih baik dengan menggunakan bahan kimia refrigeran atau freon dan alat kompresor dan kondensor yang memiliki kekuatan lebih dibandingkan air cooler yang menggunakan kipas dan air. Air Cooler tidak bisa se-efektif AC dalam menurunkan temperatur.

6) Apakah Teknologi Honeycomb Dan Bagaimana Honeycomb Dapat Lebih Menyejukkan Udara?
Teknologi Honeycomb atau sarang lebah merupakan desain bentuk dari filter yang ada dalam air cooler. Honeycomb terbuat dari kertas selulosa yang didesain dengan bentuk unik untuk menyerap air lebih cepat, menahan air lebih lama dan mengoptimalkan proses percampuran air dan udara untuk pendinginan lebih maksimal. Udara panas terus menerus diberikan air ke permukaan Honeycomb, membuat proses penguapan menjadi lebih cepat.

7) Bagaimana Cara Meningkatkan Performa Air Cooler?

Beberapa cara yang efektif:
a.       Menambahkan es batu ke dalam tempat penyimpanan es. Tidak semua tipe air cooler memiliki tempat es.
b.       Pastikan ada ventilasi udara terbuka untuk sirkulasi yang baik
c.       Pastikan ventilasi udara tidak tertutup atau terhalang, bila perlu buka sebagian pintu dan jendela

No comments:
Write comments